Pemkab Inhil Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi untuk Jaga Stabilitas Harga

Tembilahan – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (6/7/2026). Rakor ini diikuti oleh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, membahas perkembangan inflasi nasional berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pada Juni 2026, inflasi bulanan (month to month) tercatat sebesar 0,44 persen, inflasi tahunan (year on year) sebesar 3,34 persen, sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 1,79 persen.

Selain memaparkan perkembangan inflasi nasional, rakor juga mengevaluasi Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Juli 2026 serta perkembangan harga sejumlah komoditas strategis di berbagai daerah. Pemerintah daerah diimbau terus meningkatkan pemantauan harga, menjaga kelancaran distribusi, dan mengantisipasi kenaikan harga komoditas yang berpotensi memengaruhi inflasi, seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, beras, dan daging ayam ras.

Melalui keikutsertaannya dalam rakor tersebut, Pemkab Inhil menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok, serta mengendalikan inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.