Mendagri Tito Karnavian Pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025

Tembilahan, 27 Januari 2026 — Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara hybrid dari Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Senin (27/1/2026).

Rakor tersebut diikuti oleh seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir turut mengikuti rakor ini, di mana Bupati Indragiri Hilir Herman diwakili oleh Staf Ahli Bupati, TM Syaifullah, bersama jajaran terkait.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi melalui langkah konkret yang berbasis data dan kondisi riil di lapangan.

Berdasarkan paparan data Badan Pusat Statistik (BPS) Desember 2025, inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) nasional tercatat sebesar 2,92 persen, masih berada dalam rentang target inflasi nasional 1,5 persen hingga 3,5 persen. Sementara itu, inflasi bulan ke bulan (month to month/mtm) Desember 2025 tercatat sebesar 0,64 persen.

Pada tingkat regional, Provinsi Riau tercatat masuk dalam 10 provinsi dengan inflasi tertinggi secara nasional, menempati peringkat ke-3 dengan indeks inflasi sebesar 4,88 persen (yoy). Kondisi ini menjadi perhatian serius dalam penguatan langkah pengendalian inflasi di wilayah Provinsi Riau.

Sementara itu, pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Riau, beberapa daerah juga masuk dalam daftar 10 kabupaten/kota dengan inflasi tertinggi secara nasional. Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tercatat berada pada peringkat ke-4 kabupaten dengan inflasi tertinggi, dengan indeks inflasi sebesar 6,17 persen (yoy). Selain itu, Kabupaten Kampar menempati peringkat ke-10 kabupaten tertinggi dengan indeks inflasi sebesar 5,01 persen.

Untuk kategori kota, Kota Pekanbaru tercatat masuk dalam 10 kota dengan inflasi tertinggi secara nasional, berada pada peringkat ke-8 dengan indeks inflasi sebesar 4,83 persen (yoy).

Mendagri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah untuk terus memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui pemantauan harga secara rutin, pengamanan pasokan, kelancaran distribusi, serta pelaksanaan langkah intervensi seperti operasi pasar dan kerja sama antar daerah.