Dihadapan Peserta Battle of Brains, Bunda Literasi Inhil Ajak Perkuat Budaya Literasi di Tengah Era Digitalisasi
Kembali ke buku, istirahat sejenak dari gawai, pesan Bunda Literasi Indragiri Hilir (Inhil), Katerina Susanti Herman, saat menjadi narasumber dalam Talkshow bertema Budaya Literasi, tajaan Ruang Guru Learning Center Cabang Tembilahan M. Boya.
Forum diskusi yang berlangsung Minggu (19/7) pagi di Gedung Engku Kelana ini, dirangkai dengan "Battle Of Brains (BOB)" , sebuah kompetisi adu kecerdasan dengan diikuti 50 pelajar terbaik, yang telah mengalahkan ratusan pelajar lainnya dalam babak penyisihan.

Di hadapan peserta BOB inilah Bunda Santi menitip pesan untuk meningkatkan budaya literasi di tengah tantangan dunia digital yang makin berkembang pesat.
"Era digital memiliki dua sisi, dampak positif dan negatif. Jika dibekali kemampuan literasi yang baik, maka ananda dapat membaca situasi mana hal yang bermanfaat dan mana yang tidak, begitupula dalam memfilter informasi atau konten yang memberikan pengaruh baik bagi perkembangan berfikir ananda," ungkap Bunda Literasi Inhil.

Melihat talenta peserta BOB yang unggul dalam bidang akademik, Katerina harap generasi muda Inhil tidak meninggalkan budaya membaca yang dikenal sebagai jendela dunia.
"Keberhasilan ananda sampai tahap final ini, merupakan hasil budaya membaca yang baik. Dengan membaca, lebih mudah menyerap informasi, melatih kemampuan analisa dan pemecahan masalah," lanjut Katerina.

Dalam talkshow Budaya Literasi, Katerina Susanti hadir bersama narasumber lainnya, yakni Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Inhil, Marisa Mona ; Mohd. Rizki Nur Asri, 2nd Runner Up Putera Kebudayaan Nasional 2025 ; dan Gita Cipta Pradipta, Territory Manager Ruang Guru Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

Melihat kebermanfataan talkshow dan BOB, Katerina harap Ruang Guru terus mengadakan acara seperti ini, yang menjadi pemacu generasi muda untuk meningkatkan kemampuan membaca, berfikir dan menganalisa.