Bupati Indragiri Hilir Resmi Tutup Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 2025 di Masjid Al-Ishlah Tembilahan
Tembilahan, 23 Maret 2025– Bupati Indragiri Hilir, H Herman, diwakili oleh Asisten III Setda Inhil, H Fajar Husen, secara resmi menutup Kegiatan Pesantren Kilat bulan suci Ramadhan 2025 di Masjid Al-Ishlah, Jalan Sederhana Tembilahan. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Maret 2025, dengan tema “Menggapai Kemuliaan dengan I’tiqaf Mendekatkan Diri kepada Allah SWT di Akhir Ramadhan.”
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, termasuk Kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Katerina Susanti Herman, beserta jajaran pengurusnya, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0314 Inhil, pengurus Masjid Al-Ishlah, serta para tamu terkait lainnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Katerina Susanti Herman, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia berharap bahwa Pesantren Kilat merupakan wadah penting dalam mendidik menambah ilmu atau wawasan keislaman dan bisa menjadi sarana pendidikan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. "Melalui kegiatan ini, kita dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," ujarnya. Katerina juga berharap agar semua ilmu dan nilai positif yang diperoleh selama pesantren kilat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara dalam sambutannya, Asisten III Fajar Husen menyampaikan apresiasi yang tinggi atas digelarnya kembali Pesantren Kilat dalam rangka mengisi bulan Ramadhan 1446 Hijriyah oleh TP PKK Indhil. Ia menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan ketakwaan dan kedekatan masyarakat kepada Allah SWT. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat iman dan mempererat silaturahmi di antara kita semua," ujarnya.
Fajar Husen pun menutup secara resmi kegiatan pesantren kilat dengan harapan bahwa semangat dan nilai-nilai positif yang diajarkan selama kegiatan ini dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada penutupan pesantren kilat ini juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan peningkatan ikatan silaturahmi antar khalayak.