Pimpin Rapat, Ketua Dekranasda Inhil Katerina Susanti Fokuskan Pengembangan Motif Batik Lokal

Tembilahan – Pengembangan motif batik khas Kabupaten Indragiri Hilir menjadi perhatian serius Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Inhil. Hal tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan yang dipimpin langsung Ketua Dekranasda Inhil, Katerina Susanti, di Aula Dinas Perdagangan dan Industri, Kamis (8/1/2026).

Rapat tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas perangkat daerah dan organisasi, di antaranya Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inhil, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM, perwakilan Dagang dan Industri, Wakil Ketua Harian Dekranasda Inhil, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Inhil, serta pihak terkait lainnya.

Dalam arahannya, Hj. Katerina Susanti menegaskan bahwa Dekranasda berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembinaan, pengembangan, dan promosi produk kerajinan lokal, khususnya batik khas Indragiri Hilir.

Ia menyampaikan bahwa pengembangan motif batik harus diarahkan pada penguatan identitas daerah yang memiliki ciri khas, bernilai ekonomi, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas. “Batik Inhil harus memiliki karakter yang kuat, tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki nilai jual dan daya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Dekranasda Inhil menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan kepada para pengrajin batik. Menurutnya, sinergi, persatuan, dan kekompakan antar pengrajin menjadi kunci dalam menciptakan industri batik daerah yang tumbuh secara sehat dan berkesinambungan.

Selain itu, Hj. Katerina Susanti juga mengingatkan pentingnya perlindungan hak cipta dalam proses penciptaan motif batik. Ia menegaskan agar para pengrajin tetap menjunjung tinggi orisinalitas karya dan menghindari pelanggaran hak cipta maupun praktik plagiarisme.

“Ke depan, Dekranasda akan melakukan sosialisasi terkait produk-produk Dekranasda, khususnya motif batik, agar para pengrajin memahami pentingnya perlindungan hak cipta serta menjaga keaslian karya,” tegasnya.

Melalui rapat ini, diharapkan pengembangan motif batik khas Indragiri Hilir dapat berjalan lebih terarah, terlindungi secara hukum, serta mampu menjadi identitas daerah yang dibanggakan. Dekranasda Inhil pun menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif mendukung kemajuan sektor kerajinan dan UMKM di Kabupaten Indragiri Hilir.