• Menyala Dalam Genggaman

Menyala Dalam Genggaman

Suara alarm meteran yang berbunyi sejak subuh memaksa Ema untuk bangun dari tidurnya. Padahal dinginnya cuaca sisa hujan deras malam itu masih terasa dan mendukung ia tidur lebih lama. 

Pagi itu langit Tembilahan berwarna abu-abu ditambah dengan gerimis yang membuat suasana perumahan H Amir sekitar rumah Ema terasa sangat sunyi. 

Waktu telah menunjukkan pukul 07.35 WIB, bunyi alarm meteran pertanda akan habisnya pulsa listrik seakan bertarung nyaring dengan suara gerimis. 

Dengan cepat smartphone yang semula berada di samping kasur kini telah berpindah ke genggaman tangannya. Sengaja ia pilih aplikasi PLN Mobile untuk segera melakukan pembelian token listrik. Tak sampai 1 menit, listrik di rumah Ema kembali menyala. 

"Penggunaan aplikasi ini sangat mudah, cukup pilih menu Token dan Tagihan, masukkan Nomor ID dan langsung melakukan pembayaran, saat itu juga kode voucher kita dapatkan dan bisa langsung kita isi di meteran" jelas Ema. 

Aplikasi yang diluncurkan sejak Oktober 2016 ini sudah sejak tahun 2020 ia gunakan. Dengan alasan pandemi Covid-19 yang membuat terbatasnya aktifitas, aplikasi ini sangat membantunya agar tidak harus keluar rumah untuk melakukan pembelian token listrik dan aplikasi ini menurutnya menghadirkan berbagai fitur-fitur yang sangat bermanfaat. 

"Selain beli token, kita juga bisa mengajukan tambah daya secara online. Aplikasi ini juga menyediakan Layanan Pengaduan Gangguan dan Keluhan Pelanggan. Jadi, jika ada gangguan listrik di rumah, langsung saya akses dan layanan ini 24 jam" ujar wanita dengan nama lengkap Nuriqlima yang juga penyayang kucing. 

Bukan hanya efesien waktu yang dirasakan, Ema juga tidak perlu menguras tenaga untuk pergi ke tempat penjualan pulsa token listrik, mengingat rumahnya yang jauh dari loket penjualan. Tanpa ia sadari, smartphone yang ia genggam selama ini, selain digunakan untuk menonton Drama Korea tapi juga mampu menerangi malam di rumahnya. 

Ketakutannya untuk keluar rumah dan berkumpul di tempat ramai pada awal-awal Covid-19 memasuki Negeri Hamparan Kelapa Dunia inilah yang menghantarkannya mencari tau tentang PLN Mobile. 

Kejadian alarm meteran ini bukan kali pertama yang ia alami. Ia bercerita dulu bahkan saat dini hari ia terbangun karena listrik yang mati. Beruntung, PLN Mobile yang sudah terpampang di smartphone nya dapat digunakan langsung tanpa menunggu lama. 

Inovasi PLN Mobile sangat membantu masyarakat Tembilahan dalam melakukan pelayanan tanpa harus keluar rumah dan ini tepat untuk diaplikasikan pada masa pandemi Covid-19. 

Kemudahan pelanggan dalam layanan listrik melalui PLN Mobile terus mengalami pengembangan demi memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat. Fitur-fitur yang dihadirkan aplikasi ini menjawab tantangan di era digitalisasi. 

Pada tahun 2021 ini saja fitur Pasang Baru hadir di PLN Mobile untuk melangkapi fitur lainnya yaitu Pembelian Token dan Pembayaran Tagihan, Ubah Daya, Catat Meter, serta Pengaduan Gangguan dan Keluhan. 

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan kehadiran PLN Mobile untuk menjawab tuntutan zaman dengan menangkap peluang yang ada dan memberikan solusi terbaik kepada pelanggan dengan layanan yang andal, berkualitas, terintegrasi, dan terkonsolidasi untuk meningkatkan Kepuasan Pelanggan. 

Di Indonesia sendiri, pengguna yang sudah mengunduh aplikasi PLN Mobile sudah mencapai 5 juta pengguna. Untuk daerah Tembilahan pelanggan yang mengunduh hampir  mencapai 10.000 pelanggan dari 104.318 pelanggan ULP Tembilahan.

Menjadi tantangan tersendiri bagi Hosen sebagai Manajer PLN ULP Tembilahan untuk terus bergerak mensosialisasikan aplikasi yang lahir bertepatan dengan Hari Listrik Nasional itu. 

Langkah jemput bola atau dor to dor menjadi strategi yang dipilihnya bersama tim melalui Billman untuk mensosialisasikan aplikasi ini langsung kepada pelanggan. 

"Melalui Billman kami ajak pelanggan untuk dapat mengunduh aplikasi PLN Mobile, bahkan petugas langsung yang membantu proses pengunduhan dan menjelaskan tata cara penggunaan aplikasi dari smartphone pelanggan" terang Hosen. 

Langkah demi langkah dan setiap ketukan pintu yang disambut hangat oleh pelanggan kepada petugas PLN untuk memperkenalkan PLN Mobile dapat menjadikan anak tangga yang menghantarkan Kabupaten Indragiri Hilir menjadi lebih maju, bermarwah dan bermartabat diusianya yang saat ini telah mencapai 56 tahun.

Penulis : ZULKIFLI 

Share this Post