Inf. Imir Faishal: Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati !

Gerakan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masif dilakukan oleh berbagai pihak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kali ini, Kodim 0314/Inhil taja Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Wilayah Kodim 0314/Inhil. Kamis (6/8/2020).

Mengawali kegiatan ini, Inf. Imir Faishal Dandim 0134/Inhil sampaikan sambutan. Menurutnya, sosialisasi ini dirasa perlu, mengingat penanganan Karhutla menjadi perioritas utama di Provinsi Riau selain pandemi Covid-19.

“Ada dua hal yang membayangi kita, Pandemi dan Karhutla. Makanya kita jangan sampai lengah, dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak untuk mengatasi keduanya”, ujar Dandim 0314.

Imir Faishal menambahkan, sepanjang tahun 2020 ini terdapat 60 titik api di Inhil, karenanya pemerintah diharapkan gencar lakukan sosialisasi tentang bahaya Karhutla. Beliau juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati, itulah mengapa kami mengadakan sosialisasi ini agar semuanya paham dengan bahayanya dampak karhutla”, jelas Imir Faishal.

Setelahnya, acara dilanjutkan dengan paparan Kapten Inf. Tarmizi terkait Karhutla. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab Karhutla, yaitu karena rendahnya kesadaran masyarakat terkait bahaya karhutla, budaya membuka lahan dengan cara membakar, serta terbatasnya pembinaan dan pengawasan terhadap pola pengolahan lahan.

“Jangan pernah membakar hutan, karena kebakaran membuat semuanya rusak. Jangan sampai kejadian tahun 2015 terulang lagi”, pesan Tarmizi.

Berdasar data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Provinsi Riau masuki musim panas atau kemarau karenanya Pemprov dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah siaga dengan menyiapkan teknologi modifikasi cuaca.

 

………

Diskominfopers

Tembilahan, 6 Agustus 2020