Herman Tekankan Peran FPK dan FKUB sebagai ‘Pendingin’ Konflik, Perkuat Persatuan di Inhil

Bupati Indragiri Hilir, Herman, menegaskan pentingnya peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial dan merawat keberagaman di daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pengukuhan pengurus FPK masa bakti 2026–2030 dan FKUB periode 2025–2030 yang dirangkai dengan silaturahmi bersama Forkopimda, Rabu (8/4) di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herman hadir mengenakan kemeja batik rapi dan menyampaikan sambutan dengan penekanan kuat pada pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indragiri Hilir.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar untuk menjadi jembatan dialog dan perekat persatuan di tengah masyarakat,” tegas Herman.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir merupakan miniatur Indonesia yang dihuni oleh beragam suku, budaya, dan agama. Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan anugerah yang harus dijaga dan dikelola dengan baik agar menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

Dalam arahannya, Bupati Herman menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus yang baru dikukuhkan.

Pertama, FPK dan FKUB diminta menjadi “penyejuk” atau cooling system dalam masyarakat dengan berperan aktif meredam potensi konflik, serta menangkal isu-isu intoleransi dan hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Kedua, pentingnya sinergi dan kolaborasi antara FPK, FKUB, pemerintah daerah, serta Forkopimda. Ia menekankan bahwa hubungan harmonis antara ulama, tokoh adat, dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Ketiga, Herman mengajak seluruh elemen untuk terus merawat silaturahmi dan memperkuat komunikasi. Menurutnya, berbagai persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dibangun dengan semangat kekeluargaan dan keterbukaan.

“Masalah seberat apa pun akan terasa ringan jika dikomunikasikan dengan baik dalam suasana kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kata Herman, berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada penguatan pembauran kebangsaan dan moderasi beragama. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, serta bebas menjalankan ibadah dan aktivitas sosial.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Herman mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indragiri Hilir yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.