Semarak Kemerdekaan, Anak-Anak KKN Desa Talang Jangkang Gelar Beragam Lomba 17 Agustus
Zulkifli

Talang Jangkang, 15 Agustus 2026 — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indragiri (UNISI) bersama anak-anak Desa Talang Jangkang menggelar berbagai perlombaan 17 Agustus di lapangan voli Desa Talang Jangkang, Kecamatan Kemuning.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias. Sejumlah anak-anak desa ikut berpartisipasi dalam berbagai perlombaan yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan rasa cinta tanah air sejak usia dini.
Beragam perlombaan yang diadakan di antaranya lomba joget balon, memasukkan paku ke dalam botol, balap karung, makan kerupuk, estafet kelereng, pecah balon, serta lomba membawa kelereng dengan sendok. Setiap perlombaan berlangsung dengan suasana penuh kegembiraan, diiringi sorakan dan dukungan dari teman-teman serta masyarakat yang hadir.
Lomba joget balon menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian. Anak-anak harus mempertahankan balon di antara tubuh mereka sambil mengikuti irama musik. Sementara itu, lomba memasukkan paku ke dalam botol menguji ketelitian dan kesabaran peserta.
Mahasiswa KKN Desa Talang Jangkang turut mendampingi jalannya kegiatan, mulai dari mempersiapkan perlengkapan, mengatur peserta, hingga memberikan arahan selama perlombaan berlangsung. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak Desa Talang Jangkang.
Melalui kegiatan perlombaan 17 Agustus ini, mahasiswa KKN berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kegembiraan, dan partisipasi aktif masyarakat.
Kemeriahan kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada para pemenang. Senyum dan antusiasme anak-anak menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana, termasuk bermain dan bergembira bersama di lingkungan desa.

