Logo Mediacenter

Rapat Pengendalian Inflasi Daerah Bahas Stabilitas Harga Pangan

ZA

Zakaria

Selasa, 4 Agustus 2026
Rapat Pengendalian Inflasi Daerah Bahas Stabilitas Harga Pangan
Ilustrasi: Rapat Pengendalian Inflasi Daerah Bahas Stabilitas Harga Pangan

Tembilahan – Bupati Inhil, Herman, diwakili Plt Asisten I Setda Inhil, TM Syaifullah, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual dari E-Bilik Diskominfopers Inhil, Tembilahan, Selasa (4/8/2026). Rakor dipimpin Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto, serta menghadirkan paparan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dan Direktur Badan Pangan Nasional.

Dalam paparannya, Ateng Hartono menyampaikan bahwa pada Juli 2026 terjadi deflasi bulanan sebesar 0,14 persen, dengan inflasi tahunan mencapai 2,88 persen dan inflasi tahun kalender sebesar 1,65 persen. Deflasi dipengaruhi oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan, seperti bawang merah, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, dan tomat. Sementara itu, kelompok transportasi, pendidikan, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran menjadi penyumbang inflasi pada periode yang sama.

Selain memaparkan perkembangan inflasi nasional, rakor juga membahas kondisi harga komoditas strategis, khususnya bawang putih, serta langkah-langkah menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi. Pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat pemantauan harga dan mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Melalui rakor tersebut, Pemerintah Inhil menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta mempertahankan daya beli masyarakat.