Pemkab Inhil Perkuat Tata Kelola Keuangan Puskesmas melalui Integrasi SIPD E-BLUD
Zainal Abidin

Tembilahan, (17/9/2026) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperkuat tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas melalui implementasi Test Operasional (TO) Integritas SIPD E-BLUD Modul One to Many Puskesmas se-Kabupaten Inhil.
Kegiatan yang dibuka Bupati Inhil melalui Plt. Asisten I Setda Inhil, Drs. Afrizal, tersebut berlangsung di Aula Hotel Harmona Inn Tembilahan, Kamis 17 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan keuangan Puskesmas yang lebih transparan, akuntabel, efektif dan efisien berbasis digital.
Sebanyak 31 Puskesmas mengikuti kegiatan tersebut dengan melibatkan kepala Puskesmas dan bendahara. Pelaksanaan TO Integritas SIPD E-BLUD turut didukung Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB), serta jajaran pimpinan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Pusat.

Dalam sambutan Bupati, Herman, yang dibacakan Plt. Asisten I, Afrizal, transformasi digital dinilai menjadi bagian penting dalam menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat, efektif dan terpercaya.
“Digitalisasi pemerintahan bukan sekadar mengubah proses manual menjadi elektronik, tetapi menjadi bagian dari reformasi birokrasi untuk membangun tata kelola yang lebih efektif, cepat, akurat dan terpercaya,” ujar Afrizal saat membacakan sambutan Bupati Inhil.
Penerapan sistem tersebut secara khusus diarahkan untuk mendukung sektor kesehatan, mengingat Puskesmas merupakan salah satu ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat. Penguatan tata kelola keuangan diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Integrasi SIPD E-BLUD dengan Cash Management System (CMS) BRK Syariah juga menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem pengelolaan keuangan Puskesmas. Integrasi tersebut memungkinkan proses transaksi, pencatatan, pengawasan hingga pelaporan keuangan dilakukan secara lebih terintegrasi dan terdigitalisasi.
Pemkab Inhil turut mengapresiasi dukungan BRK Syariah dalam implementasi sistem tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perbankan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan keuangan BLUD yang lebih tertib dan modern.
Selain penguatan sistem, peserta juga didorong untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia sebagai pengguna utama teknologi. Kepala Puskesmas dan bendahara diharapkan mampu memahami serta mengoptimalkan sistem dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di masing-masing fasilitas kesehatan.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BRK Syariah dan BKAD Inhil. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari BRK Syariah yang diserahkan oleh Brand Manager BRK Syariah Cabang Tembilahan.

