Logo Mediacenter

Ketua TP PKK Inhil Buka Lomba Tari Kreasi Joget Mande, Diikuti 29 Grup

ZA

Zakaria

Kamis, 13 Agustus 2026
Ketua TP PKK Inhil Buka Lomba Tari Kreasi Joget Mande, Diikuti 29 Grup
Ilustrasi: Ketua TP PKK Inhil Buka Lomba Tari Kreasi Joget Mande, Diikuti 29 Grup

Tembilahan — Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, membuka Lomba Tari Kreasi Joget Mande dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026), di Gedung Engku Kelana, Tembilahan.

Katerina Susanti Herman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, Lomba Tari Kreasi Joget Mande merupakan salah satu upaya untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.

Katerina menjelaskan bahwa Joget Mande merupakan simbol kelestarian budaya lokal Melayu sekaligus wujud ungkapan kebersamaan dan kegembiraan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.

“Joget Mande merupakan simbol kelestarian budaya lokal Melayu sekaligus wujud ungkapan kebersamaan dan kegembiraan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Ia menambahkan, Tari Kreasi Joget Mande merupakan tari tradisional khas Melayu yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir. Tarian ini menampilkan gerakan yang lincah dan interaksi yang dinamis serta telah mencatat Rekor MURI melalui pagelaran tari massal dengan 6.100 peserta pada Milad Kabupaten Indragiri Hilir ke-61.

“Tari Kreasi Joget Mande merupakan bagian dari warisan budaya yang harus terus kita lestarikan dan perkenalkan kepada generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan, Lomba Kreasi Joget Mande diikuti 29 grup peserta yang terdiri dari 13 grup Organisasi Perangkat Daerah, 10 grup organisasi wanita dan 5 grup dari sekolah.

“Para peserta akan memperebutkan juara 1 hingga juara 5 dengan hadiah berupa uang pembinaan, tropi dan sertifikat. Insya Allah seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan hari ini, termasuk pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah,” pungkasnya.

Kadis Parporabud menambahkan, kegiatan tersebut digelar sebagai upaya melestarikan warisan budaya Melayu, khususnya Kreasi Joget Mande yang sebelumnya telah mencatat Rekor MURI dengan jumlah penari terbanyak sebanyak 6.100 peserta pada Milad Kabupaten Indragiri Hilir ke-61.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap Kreasi Joget Mande terus berkembang dan menjadi warisan budaya yang tetap hidup serta dikenal oleh generasi mendatang,” tambahnya.

Lomba Tari Kreasi Joget Mande dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Gedung Engku Kelana, Tembilahan. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kecintaan masyarakat dan generasi muda terhadap budaya Melayu Kabupaten Indragiri Hilir.