Inflasi Tembilahan Mei 2026 Capai 4,43 Persen, Tertinggi di Riau
Indragiri Hilir. – Bupati Indragiri Hilir H. Herman, yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Indragiri Hilir, Dwi Budiyanto, mengikuti kegiatan rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Tembilahan Mei 2026 yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir, bertempat di E-Bilik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfopers) Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Indragiri Hilir, pada Mei 2026 Tembilahan mengalami inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 4,43 persen dengan IHK sebesar 113,49. Sementara inflasi month-to-month (m-to-m) tercatat 0,15 persen dan inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 0,92 persen.
Inflasi tersebut dipengaruhi kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran, terutama makanan, minuman dan tembakau, transportasi, pendidikan, penyediaan makanan dan minuman/restoran, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya. Adapun komoditas yang dominan menyumbang inflasi antara lain emas perhiasan, daging ayam ras, minyak goreng, beras, rokok kretek mesin, cabai merah, mobil, sepeda motor, dan telur ayam ras.
Menanggapi hasil rilis tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil Dwi Budiyanto menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.
“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian bersama. Koordinasi antarinstansi perlu terus diperkuat agar pasokan tetap terjaga dan harga kebutuhan masyarakat dapat dikendalikan,” ujarnya.
Dwi juga meminta OPD terkait yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terus melakukan pemantauan harga komoditas strategis serta mengantisipasi potensi gangguan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga.
“Dengan langkah yang terukur dan kolaborasi yang baik, kita berharap inflasi tetap terkendali sehingga daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus terjaga,” tambahnya.
Berdasarkan data BPS, Tembilahan menjadi daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Provinsi Riau pada Mei 2026, yakni sebesar 4,43 persen.