Bupati Inhil Harapkan Desa Intan Mulya Jaya, Kecamatan Pelangiran Raih Juara Toga Tingkat Nasional

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan mengharapkan Desa Intan Mulya Jaya, Kecamatan Pelangiran meraih predikat juara Tanaman Obat Keluarga (Toga) di tingkat Nasional.

Hal ini diungkapkan Bupati saat mendampingi kedatangan Tim Toga dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ke Desa Intan Mulya Jaya, Kecamatan Pelangiran untuk memberikan penilaian Toga, Kamis (12/9/2019).

Tanaman Obat Keluarga Desa Intan Mulya Jaya, Kecamatan Pelangiran masuk dalam kategori Daerah Terpencil dari 3 kategori penilaian mewakili Provinsi Riau di kancah Nasional.

"Alhamdulillah, dari upaya dan usaha yang kita lakukan dan setelah melalui seleksi yang ketat berhasil menjadi juara terbaik tingkat Provinsi Riau dan insya Allah kita akan mewakili Provinsi Riau ke tingkat Nasional ini merupakan suatu berkah dan Desa Intan Mulya Jaya ini masuk kategori daerah terpencil dari 3 kategori yang di perlombakan," kata Bupati dalam sambutannya.

Bupati mengatakan, meski masuk dalam kategori penilaian Daerah Terpencil, Desa Intan Mulya Jaya diyakini akan dapat bersaing dan tidak kalah dengan kota. Bupati optimis, tanaman obat keluarga dari Desa Intan Mulya Jaya dpaat menjadi juara sehingga apa yang dilakukan masyarakat dan instansi terkait terasa tidak sia-sia.

"Hal yang cukup membuat kagum adalah ternyata banyak hal yang dapat dilakukan oleh Kecamatan dalam pengembangan masyarakat salah satu nya dengan pengembangan Toga. Semoga dengan kemenangan Desa Intan Mulya Jaya ini dapat menjadi icon baru untuk Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Inhil, khususnya Kecamatan Pelangiran," ujar Bupati seraya mengatakan tanaman obat keluarga di Desa Intan Mulya Jaya telah ada sejak tahun 2017 dan memiliki jenis berupa 10 Toga melati.

Pada saat itu, Bupati menyadari dan menyampaikan bahwa, untuk mengangkat ekonomi masyarakat desa tidak harus dengan program yang besar, namun dengan program seperti penanaman toga yang dilakukan di Desa Intan Mulya Jaya tersebut pun bisa menjadikan masyarakat desa berkembang dari segi ekonomi.

"Mudah-mudahan kedepan tidak hanya satu desa satu toga tetapi satu toga satu keluarga," tutup Bupati yang terkenal memiliki daerah hamparan kelapa dunia.

Kedatangan tim Toga Kementerian Kesehatan RI dipimpin langsung oleh Ketua tim, yakni Dr Nur Indah MKm. Menyambut kedatangan tim Toga, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhil, Tim Penilai Toga Provinsi Riau, Camat Pelangiran serta beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, Bupati Inhil, HM Wardan juga menyerahkan sertifikat penghargaan Desa ODF (Open Defecation Free) kepada 10 Desa yang ada di Kecamatan Pelangiran. ODF merupakan penghargaan yang dianugerahkan bagi daerah yang dinilai telah menghentikan aksi buang air besar sembarangan.

Usai penyerahan penghargaan ODF, Bupati Inhil, HM Wardan bersama tim Toga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan rombongan lainnya berkesempatan melihat-lihat langsung tanaman obat keluarga Desa Intan Mulya Jaya, Kecamatan Pelangiran. (Diskominfops Inhil)

  • Ditayangkan oleh: Contributor
  • Kamis, 12 September 2019 12:10 WIB
  • Toga Tingkat Nasional, Kecamatan Pelangiran, Bupati Inhil, 2019